Posts

MUNCULNYA HADIS DHA’IF DAN PALSU

Image
  Abu Fatwa Albani ( S A M S U D I N ) Ketahuilah bahwa para perawi yang dalam hadis mereka terdapat kepalsuan, kedustaan, dan ketertukaran terbagi menjadi lima bagian   : Bagian I : Orang-orang yang didominasi oleh zuhud dan asketisme  sehingga mereka lalai dalam menghafal dan membedakan riwayat. Sebagian dari mereka kehilangan buku-bukunya, terbakar, atau terkubur, lalu mereka meriwayatkan dari hafalan sehingga terjadi banyak kesalahan. Bagian II : Orang-orang yang tidak memiliki keahlian dalam transmisi (nukilan) sehingga kesalahan mereka menjadi banyak dan buruk, mirip dengan bagian pertama. Bagian III : Orang-orang terpercaya (tsiqah) namun akal mereka bercampur baur (pikun) di akhir hayatnya, sehingga mereka mengacaukan riwayat. Bagian IV :   Orang-orang yang didominasi oleh kepolosan, yang di antaranya mudah didikte (talaqin) sehingga mengatakan apa saja yang disuruh. Sebagian dari mereka meriwayatkan hadis yang tidak pernah didengarnya karena menganggap itu b...

TAKHRIJ HADIS DO'A-DO'A MEMASUKAN MAYIT KE LIANG LAHAD DAN TALQINAN SETELAH PENGUBURAN

Image
  Oleh : Abu Fatwa Albani Syam (S A M S U D I N)   A. Do'a-do'a memasukan mayit ke liang lahad   1.      Bacaan : " Bismillah wa 'ala millati rasulillahi shallallahu 'alaihi wasallam."   Dalilnya : حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ يَعْنِي الْحَدَّادَ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَبِي الصِّدِّيقِ النَّاجِيِّ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : " إِذَا وَضَعْتُمْ مَوْتَاكُمْ فِي الْقُبُورِ، فَقُولُوا: بِسْمِ اللَّهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ " Telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid yakni al-haddad, telah menceritakan kepada kami Hammam, dari Qatadah, dari Abi ash-Shiddiq an-Naji, dari Ibnu Umar bahwasannya Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda : apabila kaliam meletakkan mayit kalian dalam kubur, maka ucapkanlah : Bismillah wa 'ala millati rasulillah shallallahu 'alaihi wasallam. Hr. Ahmad : 4812, 4990, 6119. Ibnu Majah: 1539. Ha...