Posts

Showing posts from April, 2020

MUNCULNYA HADIS DHA’IF DAN PALSU

Image
  Abu Fatwa Albani ( S A M S U D I N ) Ketahuilah bahwa para perawi yang dalam hadis mereka terdapat kepalsuan, kedustaan, dan ketertukaran terbagi menjadi lima bagian   : Bagian I : Orang-orang yang didominasi oleh zuhud dan asketisme  sehingga mereka lalai dalam menghafal dan membedakan riwayat. Sebagian dari mereka kehilangan buku-bukunya, terbakar, atau terkubur, lalu mereka meriwayatkan dari hafalan sehingga terjadi banyak kesalahan. Bagian II : Orang-orang yang tidak memiliki keahlian dalam transmisi (nukilan) sehingga kesalahan mereka menjadi banyak dan buruk, mirip dengan bagian pertama. Bagian III : Orang-orang terpercaya (tsiqah) namun akal mereka bercampur baur (pikun) di akhir hayatnya, sehingga mereka mengacaukan riwayat. Bagian IV :   Orang-orang yang didominasi oleh kepolosan, yang di antaranya mudah didikte (talaqin) sehingga mengatakan apa saja yang disuruh. Sebagian dari mereka meriwayatkan hadis yang tidak pernah didengarnya karena menganggap itu b...

Washiyat Empat Imam Madzhab (Tentang Berlepas Diri dari Taqlid)

Image
 Oleh : Abu Fatwa Albani (Syamsudin Mukti) قَالَ الإِمَامُ أَبُو حَنِيْفَةَ رَحِمَهُ اللهُ : ٠       إِذَا صَحَّ الحَدِيْثُ فَهُوَ مَذْهَبِي ٠       لَا يَحِلُّ أَنْ يَأْخُذَ بِقَولِنَا مَالَمْ يَعْلَمْ مِنْ أَيْنَ أَخَذْنَاهُ وَ فِي رِوَايَةٍ : فَإِنَّنَا بَشَرٌ نَقُولُ القَوْلَ اليَوْمَ وَنَرْجِعُ غَدًا ٠       إِذَا قُلْتُ قَوْلًا يُخَالِفُ كِتَابَ اللهِ وَ خَبَرَ الرَّسُولِ .ص. فَاتْرُكُوا قَوْلِي. ) صفة صلاة النبي : 25 Berkata Imam Abu Hanifah rahimahullah : ٠        > Apabila shahih haditsnya maka itu madzhabku ٠     > Tidaklah halal mengambil pendapat kami sedangkan dia tidak tahu dari dari mana kami mengambil sumbernya. > Dalam satu riwayat :   karena sesungguhnya kami itu manusia, kami   berpendapat suatu pendapat hari ini, dan bisa jadi kami berbalik di waktu esok. ٠     ...

Hukum Kencing Sambil Berdiri Bagi Laki-laki

Image
Oleh : Abu Fatwa alBani (Syamsudin Mukti) Hadits-hadits mengenai hal ini terbagi kepada tiga kelompok. pertama ; hadits yang meniadakan kencingnya rasul sambil berdiri. kedua : larangan kencing sambil beridiri dan termasuk kepada perangai yang buruk. ketiga ; hadits yang menerangkan rasul pernah kencing sambil berdiri. Adapun dalilnya sebagai berikut : A.   Dalil – dalil Nash   1. Hadits-hadits   yang meniadakan rasulullah saw kencing sambil berdiri حَدَّثَنَا عَلِىُّ بْنُ حُجْرٍ أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَنْ حَدَّثَكُمْ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَبُولُ قَائِمًا فَلاَ تُصَدِّقُوهُ مَا كَانَ يَبُولُ إِلاَّ قَاعِدًا. Telah menceritakan kepada kami [Ali Bin Hujr] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Syarik] dari [Al Miqdam bin Syuraih] dari [Bapaknya] dari [Aisyah] ia berkata; " Barangsiapa menceritakan...